MDR QRIS 0% bukan bebas bunga: pahami KKI sebelum memilih sumber dana
Kartu Kredit Indonesia kini dapat menjadi sumber dana QRIS. Namun MDR 0% mulai 1 Oktober adalah tarif untuk merchant pada transaksi tertentu, bukan cashback atau penghapusan tagihan kartu bagi pembeli.

Dua pengumuman Bank Indonesia pada 17 Agustus mudah tercampur. Yang pertama adalah peluncuran Kartu Kredit Indonesia atau KKI, instrumen domestik dengan fasilitas penundaan pembayaran yang dapat dipilih sebagai sumber dana ketika membayar lewat QRIS Scan atau QRIS Tap. Yang kedua adalah perluasan kebijakan Merchant Discount Rate atau MDR QRIS 0% yang baru efektif 1 Oktober 2026.
Kata “0%” tidak berarti barang menjadi lebih murah, pembeli mendapat cashback, atau tagihan kartu bebas bunga. MDR adalah tarif pemrosesan di sisi merchant. BI juga menyatakan pengguna tidak dikenai biaya tambahan hanya karena memakai QRIS. Namun bila sumber dananya kartu kredit, nilai transaksi tetap masuk ke tagihan dan tunduk pada bunga, margin, jatuh tempo, denda, limit, serta program reward milik penerbit.
Siapa yang memperoleh MDR 0% mulai 1 Oktober
Untuk merchant usaha mikro, MDR 0% dilanjutkan pada transaksi sampai dengan Rp500.000. Jika nilainya di atas ambang tersebut, skema MDR yang berlaku untuk kategori dan kanal transaksinya tetap perlu diperiksa. Kebijakan baru memperluas MDR 0% kepada merchant kecil, menengah, besar, dan kategori lainnya untuk transaksi sampai dengan Rp100.000; sebelumnya BI menyebut tarif 0,7% pada kelompok reguler tersebut.
Ambang itu dinilai per transaksi, bukan total belanja bulanan pembeli. Tanggal efektifnya juga penting: 1 Oktober 2026, bukan 17 Agustus ketika pengumuman dan peluncuran KKI dilakukan. Merchant sebaiknya meminta PJP acquirer menjelaskan kategori usaha, kanal QRIS, tanggal penerapan, dan tarif di atas ambang; jangan mengubah harga hanya berdasarkan unggahan promosi.
KKI bekerja di sisi sumber dana
BI menjelaskan KKI sebagai alternatif instrumen pembayaran yang diproses secara domestik. KKI menjadi sumber dana, sedangkan cara bayar di merchant tetap melalui QRIS, baik dipindai maupun ditap. Pada 17 Agustus, delapan PJP telah menerbitkannya: BCA, Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, Permata, Bank Mega, serta BSI yang mengembangkan pembiayaan syariah.
Daftar penerbit tidak berarti semua nasabah langsung mempunyai kartu aktif atau melihat pilihan KKI di aplikasi. Pengajuan, kelayakan kredit, aktivasi, jenis QRIS yang didukung, limit, bunga atau margin, pembayaran minimum, denda, cicilan, reward, dan bentuk kartu ditetapkan oleh masing-masing penerbit. Gunakan halaman produk dan ringkasan informasi resmi bank Anda sebelum mengaktifkan fasilitas.
Mengapa “MDR 0%” tidak menghapus biaya kartu
Rantai pembayarannya memiliki dua hubungan berbeda. Di satu sisi, merchant menerima pembayaran QRIS dan dapat dikenai MDR oleh penyelenggara. Di sisi lain, pemegang KKI meminjam sesuai transaksi dan harus membayar penerbit. Menurunkan MDR menjadi 0% pada transaksi tertentu tidak memutus kewajiban yang kedua.
Contoh resmi BCA membantu melihat perbedaannya, tetapi bukan tarif universal KKI. Produk BCA KKI berbentuk kartu virtual, dipakai sebagai sumber dana QRIS di myBCA, tidak memperoleh Reward BCA untuk transaksi QRIS, dan pada halaman produknya mencantumkan bunga belanja 1,75% per bulan, pembayaran minimum 5%, serta risiko denda keterlambatan. Penerbit lain dapat memiliki struktur berbeda; baca syarat produk yang benar-benar Anda gunakan.
Lima cek sebelum menekan PIN
- Pastikan aplikasi berasal dari PJP berizin dan fitur KKI sudah diaktifkan lewat kanal resmi, bukan tautan yang dikirim lewat pesan.
- Periksa nama merchant dan nominal setelah pemindaian. Jangan lanjut bila nama penerima berbeda atau nominal tidak sesuai.
- Lihat sumber dana yang terpilih. Saldo rekening, uang elektronik, kartu debit, dan KKI menimbulkan konsekuensi yang berbeda.
- Bila memilih KKI, cek sisa limit, tanggal cetak dan jatuh tempo, bunga atau margin, pembayaran minimum, denda, cicilan, serta syarat reward.
- Simpan notifikasi dan bukti transaksi. Jika transaksi gagal tetapi tagihan muncul, hubungi penerbit atau PJP lebih dahulu.
BI menetapkan batas maksimum QRIS sebesar Rp10 juta per transaksi, sementara penerbit dapat memasang batas harian atau bulanan sendiri berdasarkan manajemen risiko. Batas teknis bukan anggaran belanja. Memakai QRIS dengan sumber kredit tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan melunasi tagihan, bukan hanya limit yang tersedia.
Jika ada biaya atau transaksi yang tidak dikenali
Catat waktu, nominal, nama merchant, kanal QRIS, sumber dana, dan nomor laporan. Hubungi merchant serta call center penerbit atau PJP melalui aplikasi, situs, atau nomor resmi. Jangan pernah memberikan PIN, OTP, atau kata sandi kepada pihak yang mengaku akan membatalkan transaksi.
Bila jawaban penyelenggara belum menyelesaikan masalah, prosedur BI meminta konsumen lebih dulu melapor ke penyelenggara, lalu dapat meneruskan pengaduan kepada BI. Dokumen yang diminta dapat mencakup identitas, bukti transaksi, kronologi, bukti pengaduan ke penyelenggara, dan dokumen pendukung. Kanal BI BICARA mencantumkan telepon 131 serta portal pengaduan resmi.
Ringkasnya, KKI memperluas pilihan sumber dana di balik QRIS, sedangkan MDR 0% menata biaya penerimaan di sisi merchant. Pisahkan dua lapisan itu setiap kali melihat promosi. Pertanyaan yang tepat bukan “apakah QRIS-nya nol persen?”, melainkan “siapa yang membayar biaya apa, mulai kapan, untuk nominal berapa, dan apa syarat kartu saya?”
Catatan editorial. Informasi diperiksa 27 Agustus 2026. MDR adalah biaya merchant; biaya, bunga atau margin, limit, reward, aktivasi, dan kelayakan KKI ditentukan penerbit dan dapat berubah. Konfirmasi syarat produk pada PJP resmi sebelum bertransaksi.
Sumber
- Bank Indonesia: peluncuran Kartu Kredit Indonesia dan perluasan MDR QRIS 0%, 17 Agustus 2026
- Bank Indonesia: QRIS, sumber dana, batas transaksi, skema MDR, keamanan, dan FAQ pengguna
- BCA: informasi produk Kartu Kredit Indonesia, biaya, suku bunga, limit, risiko, dan reward
- BCA: cara aktivasi dan transaksi BCA KKI melalui QRIS di myBCA, 19 Agustus 2026
- Bank Indonesia: tata cara dan dokumen pengaduan konsumen sistem pembayaran
Bantu kami memperbaiki
Apakah artikel ini membantu?
Masukan anonim membantu Sona News memperbaiki artikel, judul, dan penjelasan sumber.
Berikutnya

Memecah dana ke beberapa rekening di bank yang sama tidak menambah batas penjaminan. Nasabah juga tetap harus memenuhi tiga syarat kelayakan pembayaran klaim.
Lanjut membaca

